Komoditas Ekspor Impor Thailand

Komoditas Ekspor Impor Thailand

Komoditas ekspor impor Thailand memang menarik dibahas, mendengar istilah komoditi atau komoditas mungkin Anda mengingat kebutuhan pokok atau produk yang digunakan sehari-hari seperti beras,minyak, jagung, ikan dan daging.

Padahal komoditas sendiri bisa tidak hanya sebatas itu bahkan banyak produk yang lebih luas.

Komoditi memberikan pengaruh besar bagi banyak orang atau masyarakat secara umum.

Bahkan termasuk benda nyata yang bisa diperjualbelikan dengan sangat mudah, namun bedanya dengan jual beli biasa, komuditi diperjualbelikan antar negara jadi lingkup perdagangan menjadi lebih luas.

Sebenarnya tujuan ekspor sendiri adalah membuat produk yang pada awalnya hanya berada pada suatu negara menjadi dikenal oleh lingkup yang lebih luas seperti di negara-negara lain.

Bahkan tidak hanya berguna untuk pihak eksportir saja namun juga dapat menambah devisa negara sehingga memberikan keuntungan untuk negara.

Tentang Komoditas dan Jenis yang Diperdagangkan

Tentang Komoditas dan Jenis yang Diperdagangkan
gambar: pixabay

Sebelum membahas mengenai komoditas ekspor impor Thailand maka sebaiknya Anda mengetahui secara detail tentang komoditas itu sendiri.

Komoditas adalah sebuah produk yang bisa diperjualbelikan, tentu saja dengan tujuan keuntungan bedanya perdagangan tersebut dilakukan lintas negara.

Komoditi diharapkan bisa sangat awet agar disimpan dalam jangka waktu yang lama agar tetap bisa dibarter dengan produk lain selain untuk diperjualbelikan.

Jadi kesimpulan dari komodity sendiri adalah sebuah produk sebagai barang ekspor atau impor yang diperdagangkan lintas negara.

Jenis-jenis produk yang bisa diperjualbelikan negara adalah produk dari logam seperti hasil dari pertambangan entah itu logam industri atau logam berharga.

Jenis-jenis logam industri yang dimaksud bisa saja seperti tembaga, nikel, titanium, timah, aluminium, magnesium, sedangkan untuk jenis logam berharga adalah platinum, emas, dan Palladium, keduanya merupakan komoditas ekspor impor Thailand hingga negara-negara lainnya.

Ada juga energi dimana komoditi ini berupa produk yang dihasilkan dari tambang yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar setelah melalui tahap eksplorasi. Pada umumnya produk ini diperdagangkan dalam skala internasional karena tidak semua negara kaya akan sumber daya alamnya.

Selanjutnya adalah produk komoditas dari pertanian dan peternakan di mana keduanya digunakan untuk memenuhi keperluan manusia.

Pertanian bisa dibedakan menjadi hasil perhutanan seperti karet, rotan, kapas, aren dan pertanian seperti beras, kedelai, gula, kopi, teh, gandum dan lain-lain.

Sedangkan komoditas peternakan meliputi ternak hidup mulai dari produk daging, susu, telur serta pakan untuk ternak itu sendiri.

Dalam perdagangan lintas negara biasanya produk peternakan diperjualbelikan dalam satuan pon, contoh produknya adalah daging ayam, daging sapi, ayam, sapi, babi hingga pakan ternak.

Kerjasama Perdagangan Komoditas Indonesia-Thailand

Kerjasama Perdagangan Komoditas Indonesia-Thailand
gambar: pixabay

Komoditas ekspor impor Thailand dari Indonesia memang cukup banyak meskipun Thailand sendiri bukanlah negara tujuan utama dari Indonesia.

Indonesia memiliki negara tujuan ekspor utama yaitu Amerika serikat, Cina dan Jepang namun tentu saja Thailand tetap menjadi salah satu negara tujuan.

Perdagangan komoditas memiliki sistem yang sedikit unik jika dibandingkan dengan produk yang dijual belikan pada satu negara saja.

Jika Anda ingin menjadi eksportir maka Anda perlu mengetahui bahwa ada resiko dalam perdagangan antarnegara yaitu fluktuasi harga.

Naik turunnya harga bisa terjadi karena banyak faktor misalnya seperti kapasitas produksi bahkan juga cuaca dan aturan baru dari pemerintah.

Indonesia dan Thailand sendiri sudah berkomitmen untuk meningkatkan hubungan perdagangan 2 negara mulai dari tahun 2014.

Perdagangan bilateral Indonesia Thailand semakin tumbuh terutama di bidang industri makanan, pertanian, pariwisata dan ekonomi digital.

Jika dibanding negara ekspor utama Indonesia seperti Amerika serikat maka Thailand berada pada urutan 12 sebagai sumber investasi asing secara langsung.

Komoditas Indonesia yang Bisa Diekspor Ke Thailand

Komoditas ekspor impor Thailand meliputi banyak produk dimana Indonesia sendiri menempati urutan pertama kategori ekspor makanan.

Selain makanan ada juga kelapa sawit yang mendominasi pasar global dengan angka produksi yang cukup tinggi setiap tahunnya dan komoditas yang bisa diekspor ke Thailand antara lain:

  1. Katoda tembaga
  2. Bonito beku
  3. Mollusca
  4. Kertas tanpa lapisan
  5. Timah yang tidak ditempat atau tanpa campuran
  6. Kelapa segar
  7. Kayu lapis
  8. Suku cadang dan aksesoris kendaraan bermotor
  9. Urea

Produk-produk di atas merupakan komoditas ekspor impor Thailand paling populer atau komoditi unggulan ekspor Indonesia ke Thailand.

Tidak hanya itu, ada beragam jenis buah dan sayur yang juga diekspor oleh Indonesia ke Thailand seperti kelapa, kacang-kacangan mentah segar atau kering, bawang-bawangan dan sayuran kering.

Sebenarnya jika melihat perekonomian Thailand bahkan sangat bergantung pada ekspor dengan nilai ekspor sekitar 60% PDB.

Jadi tidak heran jika ada beberapa produk yang memang diekspor dari Indonesia ke Thailand guna mencukupi kebutuhan masyarakat mulai dari makanan hingga suku cadang.

Produk yang Diimpor Indonesia ke Thailand

Membahas mengenai komoditas ekspor impor Thailand, tentu saja tidak hanya tentang ekspor saja namun mencakup impor.

Bahkan Ada beberapa barang impor Thailand yang bisa dikatakan dibutuhkan di Indonesia nanti hilang sendiri berada di posisi ketiga sebagai negara yang paling banyak mengimpor ke Indonesia.

Salah satu bahan yang diimpor dari Thailand ke Indonesia adalah gula pasir dimana Indonesia sendiri masih sangat bergantung pada negeri gajah putih tersebut untuk gula pasir.

Selain gula pasir yaitu mobil dan suku cadangnya terutama untuk angkutan umum sehingga kendaraan berat atau traktor.

Tujuan Ekspor ke Negara Thailand

Tujuan Ekspor ke Negara Thailand
gambar: pixabay

Sebenarnya tujuan utama pada kegiatan ekspor maupun impor adalah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Aktivitas tersebut adalah salah satu wujud dari interkonektivitas setiap negara jadi memang tidak ada negara yang mampu hidup mandiri terutama dalam memenuhi kebutuhannya.

Jadi sangat wajar jika ada komoditas ekspor impor Thailand atau negara-negara lain dari Indonesia karena selalu ada satu hal yang membuat sebuah negara harus membangun hubungan baik dengan negara lain.

Manfaat ekspor ke negara Thailand untuk Indonesia salah satunya adalah untuk memperkuat neraca pembayaran dan mengurangi keluarnya devisa ke luar negeri.

tujuan ekspor ke negara Thailand lainnya untuk melebarkan sayap bahwa Indonesia mampu mengekspor komoditas di berbagai negara.

Bahkan Indonesia sudah memiliki pasar tersendiri di Thailand misalnya saja seperti Sulawesi Utara yang mengekspor 7 komoditi unggulan ke Thailand.

7 komoditi dari Sulawesi tersebut adalah tepung kelapa, ikan kaleng, ikan hias, bungkil sawit, arang tempurung, mutiara dan gurita beku.

Ekspor tersebut dilakukan karena permintaan komoditi di negara Thailand sangatlah tinggi bahkan pada tahun 2014 Sulawesi Utara pernah mengekspor tepung kelapa sebanyak 25 ton.

Selain tepung kelapa, Sulawesi Utara juga pernah mengirimkan 456 kg ikan hias sehingga bisa menghasilkan devisa sebesar 800 dolar USD.

Dari situlah keuntungan yang bisa didapatkan sehingga pemerintah daerah memanfaatkannya dengan meningkatkan nilai ekspor komoditas ke Thailand.

Pemerintah Indonesia menganggap Thailand menjadi negara Asia tenggara yang memiliki prospek besar sebagai negara tujuan ekspor komoditi.

bahkan hampir setiap tahun ekspor komoditas sektor industri pun mengalami peningkatan seperti besi, baja, mesin dan otomotif sehingga komoditas ekspor impor Thailand dari Indonesia sangat menguntungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FAST RESPONSE

If you have any questions about our services, we would love to hear from you. Please Call Us Today.

CONTACT US

18 Office Park 10th A Floor TB Simatupang Street No. 18, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

+62-8128-8361-396