Pertanyaan Seputar Letter of Credit

Pertanyaan Seputar Letter of Credit

Ada beberapa pertanyaan seputar letter of credit yang umum di masyarakat. Sebenarnya, letter of credit atau yang sering disingkat L/C sendiri sangat perlu diketahui oleh para pebisnis.

Ketika sistemnya tidak dipahami, keamanan dalam proses jual beli menjadi tidak terjaga.

Walaupun kehati-hatian seorang pebisnis sangat dibutuhkan dalam menjamin keamanan produk, adanya letter of credit memiliki peran sangat vital.

Bisa dibilang, itu adalah alat bantu dari bank sehingga perkembangan bisnis bisa terus terjadi karena hambatannya sudah bisa diatasi.

Namun tidak dapat dipungkiri jika L/C sendiri memiliki pembahasan cukup rumit.

Karena kerumitan tersebut, beberapa pertanyaan seputar letter of credit sering muncul di kalangan para pebisnis baru.

Oleh sebab itu, mari membahas mengenai pertanyaan-pertanyaan tersebut sehingga pengetahuan akan hal itu bisa dimiliki.

Apa Itu yang Dimaksud dengan L/C?

Apa Itu yang Dimaksud dengan LC
gambar: freepik

Bagi beberapa yang memang sangat awam, bahkan apa itu L/C belum begitu diketahui. Hal ini membuat pengertiannya perlu diketahui terlebih dahulu.

Sebenarnya jika di masyarakat umum, sistem letter of credit cukup mirip dengan istilah rekber dalam belanja online.

Jadi L/C adalah kondisi dimana pembeli akan mempercayakan uangnya kepada pemilik letter of credit. Ini membuat pembayaran kepada pemilik barang akan dilakukan oleh pihak L/C.

Namun dalam dunia perdagangan umum, rekber tidak memiliki legalitas dan badan hukum. Hal ini sangat berbeda dengan L/C.

Pada sistem ini, pihak yang menjadi L/C biasanya adalah bank.

Dengan adanya peran bank, kepercayaan dari pemilik dana akan menjadi lebih besar karena kemungkinan penipuan akan terjadi dan hampir tidak ada.

Oleh sebab itu, tanggung jawab pembayaran akan sepenuhnya dimiliki oleh pihak bank. Ini membuat risiko letter of credit menjadi sangat kecil.

READ  Cara Mengekspor Barang

Mengapa Perlu Digunakan Dalam Ekspor Impor?

Mengapa Perlu Digunakan Dalam Ekspor Impor
gambar: freepik

Dari pengertian di atas, akan muncul pertanyaan seputar letter of credit selanjutnya. Pertanyaannya sendiri adalah mengapa sistem ini harus dipakai dalam ekspor impor.

Ketika pembelian dilakukan antara dua orang dari daerah sama, penggunaan L/C sebenarnya tidak begitu diperlukan.

Itu karena, kedua pihak yang bertransaksi secara geografis tidak terlalu jauh. Selain itu, tidak ada perbedaan budaya dan bahasa.

Hal ini membuat pihak pemilik barang tidak akan kesulitan ketika menagih pembayaran kepada penerima. Hal berbeda jelas terasa dalam sistem ekspor impor.

Pada sistem ini, pembeli dan penjual memiliki jarak cukup jauh. Selain itu, budaya dan bahasanya juga berbeda.

Kondisi ini jelas akan menyulitkan pengirim barang apabila biaya pelunasannya tidak kunjung dilakukan oleh penerima. Inilah jawaban dari pertanyaan seputar letter of credit tersebut.

Dengan sistem ini, jauhnya lokasi tidak akan menjadi alasan. Selain itu, perbedaan dalam budaya dan bahasa juga tidak akan menjadi penghalang.

Hal ini jelas akan memudahkan pembayaran ekspor dan impor yang sebelumnya sering menghadapi banyak masalah.

Apa Saja Keuntungan Menggunakan Sistem L/C?

Pertanyaan seputar letter of credit selanjutnya berhubungan dengan manfaat.

Jika dilihat dari penjelasan di atas, nampak bahwa manfaat letter of credit hanya terletak pada adanya rasa tenang dimana penipuan tidak mungkin terjadi.

Perlu diketahui, keuntungan yang akan didapat ketika menggunakan sistem ini jauh lebih besar daripada itu.

Keuntungan pertama bisa dilihat dari waktu pihak pengirim mendapatkan uang pembayaran.

Dalam teknik pembayaran normal, pengirim hanya akan mendapatkan uang ketika barangnya sudah sampai ke penerima.

Setelah itu juga, perlu ditunggu terlebih dahulu hingga penerima mengirimkan pembayaran secara penuh.

Ketika L/C digunakan, pembayaran bisa didapat lebih cepat. Itulah jawaban pertama dari pertanyaan seputar letter of credit ini.

READ  Pengertian Letter of Credit

Kondisi ini bisa terjadi karena ketika L/C dipakai, pihak bank akan memberikan berkas berisi beberapa syarat yang perlu dipenuhi agar pembayaran bisa diterima pihak pengirim.

Apabila persyaratan tersebut sudah dipenuhi maka pembayaran akan didapat walaupun barang yang dikirim belum sampai ke konsumen.

Namun walaupun pembayaran sudah dilakukan, pihak konsumen tidak perlu takut uangnya hilang. Itu karena pembayaran sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak bank.

Keuntungan kedua sebagai jawaban dari pertanyaan seputar letter of credit ini berhubungan dengan kemudahan akses.

Ketika sebuah bank dipercayai memegang amanah L/C, pihak bank tersebut tentu akan melakukan pengecekan pada pihak pengirim.

Ini dilakukan agar pengirim dipastikan merupakan pihak terpercaya.

Ketika bank melakukan pengecekan untuk pertama kali, pengecekan yang dilakukan akan sangat mendetail dan melihat seluruh aspek.

Kondisi berbeda akan terlihat ketika pengecekan dilakukan untuk kedua kali dan seterusnya. Ketika dilakukan untuk kedua kali, sudah banyak data yang dimiliki bank.

Data tersebut tentu akan dijadikan acuan untuk pengecekan selanjutnya. Ini jelas akan mempermudah proses pengecekan tersebut dan memudahkan akses L/C.

Kondisi ini tentu menjadi alasan mengapa jawaban dari pertanyaan seputar letter of credit ini dikaitkan dengan kemudahan akses.

Persyaratan Dalam L/C Itu Apa Saja?

Ketika seseorang sudah memutuskan untuk memakai cara L/C dalam ekspor impor, pengetahuan tentang mekanisme letter of credit tentu perlu matang.

Sebenarnya, L/C sendiri bukanlah sebuah hal rumit. Namun terdapat pertanyaan mengenai letter of credit yang pasti menjadi kendala yaitu apa saja persyaratannya.

Ketika berbicara tentang persyaratan, seseorang sering kali down dan merasa disulitkan. Ketika membicarakan ini, ketahuilah bahwa persyaratan dalam letter of credit sangat mudah.

Persyaratan pertamanya adalah Purchase Order. Purchase order berisi produk yang dipesan oleh konsumen.

READ  Alat Pembayaran Perdagangan Internasional

Lalu ada juga daftar packing. Ini membuat pengirim perlu menjelaskan bagaimana produk pesanan dikemas dan bagaimana proses packingnya.

Hal ini dilakukan untuk menjamin keamanan barang yang dipesan. Selanjutnya, invoice juga merupakan salah satu daftar wajib. Jangan lupa juga mencantumkan sertifikat originalitas.

Sertifikat ini menjadi bukti bahwa barang yang dikirim memang original. Terakhir, dokumen jasa pengiriman juga harus dikirimkan.

Hal ini menjadi bukti pada konsumen bahwa barangnya memang sudah dikirim. Mungkin untuk tambahan, sertifikat lain yang dirasa mendukung juga bisa dimasukkan.

Pihak Mana Saja yang Mengambil Peran Dalam Letter of Credit?

Pihak Mana Saja yang Mengambil Peran Dalam Letter of Credit
gambar: freepik

Secara umum, pihak yang mengambil peran dalam letter of credit hanya tiga. Ketiga pihak tersebut antara lain pengirim, penerima, dan bank.

Namun sebenarnya, terdapat beberapa pihak yang mewakili bank. Pihak pertama adalah pihak pembuka. Ini adalah tempat dimana penerima memasukkan saldo.

Lalu selanjutnya adalah pihak penerus. Penerus ini bertugas untuk memberikan informasi bahwa pihak pembuka sudah mendapatkan saldo.

Lalu selanjutnya adalah pihak pembayar. Pembayar ini adalah yang diberi informasi oleh pihak penerus. Selain itu, pihak pembayar ini juga yang akan melakukan pembayaran pada pengirim.

Lalu terakhir, ada juga pihak negoisasi. Pihak negoisasi ini akan bertemu langsung dengan pengirim. Pihak negosiasi ini juga memiliki peran paling vital.

Itu karena, pihak ini akan melakukan pengecekan apakah pengirim tersebut benar-benar terpercaya atau tidak.

Dari penjelasan di atas, pasti disadari bahwa letter of credit sangat mempermudah transaksi dan tidak sulit untuk dilakukan.

Oleh sebab itu, Anda yang aktif dalam ekspor impor perlu menggunakannya dalam setiap transaksi. Semoga penjelasan mengenai pertanyaan seputar letter of credit ini bisa membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FAST RESPONSE

If you have any questions about our services, we would love to hear from you. Please Call Us Today.

CONTACT US

18 Office Park 10th A Floor TB Simatupang Street No. 18, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

+62-812-9031-1909